Ragu Semesta

 Hari ini 28 Juni 2022, cuaca teduh dan langit berawan. Aku sedang di jendela berangan-angan melihat keluar jendela melihat pemandangan yang indah nan asri. Sungguh suasana yang sangat tenang. Angin menghembus mengelus pipi dengan lembut. Banyak sekali yang sedang aku angan-angankan pada waktu itu. Tentang masa kini, masa dulu dan masa depan. "Sebenarnya apa yang ingin aku lakukan, apa yang aku impikan, apa aku akan jadi orang yang berguna nanti?" Pertanyaan itu terus muncul dibenaku.


  Terkadang aku ragu dengan jalan hidupku. Begitu banyak cita-cita yang ingin diraih. Aku bermimpi menjadi pramugara, dokter, penyanyi, penari bahkan perancang busana dan memiliki brand yang mendunia. Tapi apakah aku akan bisa mencapainya. Melukis hobiku, banyak orang memuji atas bakat yang aku miliki. Kupegang pensil dan ku ayunkan bagai tongkat sihir ke kertas. Pensil itu menciptakan karya yang indah dipandang. Tetapi, kenapa rasanya masih belum puas. Apakah ini yang aku suka, atau aku hanya mengikuti apa yang orang suka.


 Orang menyarankan aku untuk menjual karya-karyaku karena memang sangat menguntungkan jika dipikir lagi. Tapi itu bukan tujuanku, aku melukis karena memang aku suka, hanya sebatas menghibur diri. Aku juga suka mengunggah hasil karyaku di media sosial, tapi rasanya aku, insecure dengan kemampuanku sendiri. Memang hal yang tidak baik membandingkan diri sendiri dengan orang lain. 

   

   Sekarang sebenarnya apa yang aku inginkan?

   Sungguh rumit isi kepala ini.


 Tuntutan orang tua, agar aku bisa memenuhi ekspektasi mereka. Jujur itu tidak mudah, karena jalan pemikiranku sedikit berbeda dengan orang tuaku. Kehidupan ini membuatku cukup lelah. Pendidikan, kehidupan sosial, standar sosial terhadap seseorang membuatku tidak nyaman. Rasanya ingin pasrah.


  Tapi aku ingin merubah semuanya. Ini hidupku, jalan ceritaku. Aku menghargai apa yang dikatakan oleh kehidupan sosial ini, apalagi keluarga, teman, sahabatku. Merubah sesuatu yang sudah ada di masyarakat memang sulit. Apalagi merubah stereotip orang-orang. Aku hanya akan menjalani kehidupanku dengan caraku sendiri, dengan motivasi hidupku sendiri. Karena aku adalah tokoh utama dalam hidupku ini.


Komentar

Posting Komentar